Karena orang Amerika mengalami kesulitan memahami atau menerima Qi atau energi vital yang dipercaya Cina mengalir melalui sistem seseorang, akupunktur harus berevolusi menjadi standar Barat sehingga mengarah pada penciptaan akupunktur modern atau medis. Ini menguntungkan ketika mencoba menggabungkan atau menggunakan pengobatan tradisional dengan pengobatan modern seperti dokter medis, ahli kiropraktik, ahli terapi fisik dan ahli osteopati menggunakan terminologi baru yang sama, dasar diagnosis dan perawatan dan sistem.

Perbandingan Timur-Barat

1. Akupunktur Timur menggunakan titik dan meridian dalam tubuh yang dipercaya untuk mengalirkan Qi atau energi vital melalui sistem dan organ. Akupunktur Barat mengabaikan atau menafsirkan kembali titik-titik akupunktur ini karena tidak ada dasar ilmiah atau fisik yang dapat memverifikasi hubungan relatif terhadap penyakit atau keberadaannya.

2. Akupunktur Timur didasarkan pada prinsip-prinsip filosofis sementara akupunktur barat bekerja menggunakan pemahaman biomedis modern anatomi, fisiologi dan biokimia. Konsep penyakit di Barat diambil dari data medis dan studi patologi. Konsep penyakit di Timur masih menggunakan teori medis dari zaman kuno.

3. Terminologi mungkin juga berbeda karena akupunktur Timur menggambarkan penggunaan metafora Tao dan bahasa umum sementara akupunktur Barat menjelaskan penggunaan biomedis modern.

4. Ahli akupunktur tradisional melihat akupunktur modern sebagai versi terdegradasi dari yang asli karena biasanya hanya digunakan dalam terapi modern dalam hubungannya dengan pengobatan utama. Sesi menggunakan pendekatan tradisional dapat menggunakan lebih banyak jarum dan bertahan selama 20 hingga 60 menit sementara akupunktur modern dapat menggunakan lebih sedikit yang hanya berlangsung selama 2 hingga 10 menit. Praktisi tradisional mengacu pada metode baru sebagai "tusuk kering".

5. Mengetahui di mana harus memasukkan jarum adalah soal mengetahui di mana energi mengalir melalui tubuh untuk ahli akupunktur Timur. Namun praktisi Barat, menggunakan dua prinsip yaitu teori gerbang rasa sakit dan keberadaan opiat alami dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *